Cekskor.com - Buat Jose Mourinho, pembelian Luka Modric dari Tottenham Hotspur termasuk salah satu taktik cerdasnya. Sebab, dengan membeli Modric, Mou sesungguhnya tak cuma mendapatkan 1 pemain, tapi 3 pemain sekaligus.
Modric termasuk pemain serba bisa. Centrocampista Kroasia ini bisa bermain di seluruh area lapangan tengah. Ia mahir diposisikan sebagai pemain nomor 6 (gelandang bertahan), 8 (gelandang serang), atau 10 (playmaker).
Di Real Madrid, ada 3 pemain yang berposisi di sini: Xabi Alonso, Sami Khedira, dan Mesut Oezil. Permainan Madrid berporos pada trivot ini. Di Spurs, Modric bermain agak di belakang Rafael Van Der Vaart.
Modric berfungsi sebagai penyeimbang antara pertahanan dan penyerangan. Sedangkan, bersama timnas Kroasia, Modric murni berperan sebagai playmaker.
Meski begitu, ada beberapa sisi negatif dari pembelian Modric buat Madrid. Mou kini dituntut menemukan pola permainan yang mampu mengakomodasi kuartet Alonson-Khedira-Oezil-Modric.
Ini artinya akan mengorbankan Angel Di Maria yang justru tengah dalam performa terbaiknya. Tak ayal, rotasi kuartet dengan Modric sebagai pelapis mungkin jadi solusi terbaik buat Mou. (CS/07)
Pelatih Jepang Alberto Zaccheroni klaim Italia tak cuma bermain dengan dua orang, Andrea Pirlo dan Mario Balotelli.
Javi Martinez klaim Andres Iniesta bikin para lawan terlihat seperti bocah yang baru belajar main bola.
West Ham United mempermanenkan Andy Carroll dari Liverpool dengan kontrak enam tahun.
Angga Pratama/Ryan Agung langsung kalah di babak pertama Singapura Open.
Rio Ferdinand sebut gelandang Barcelona dan Spanyol U-21 Thiago Alcantara cocok bermain di MU.