BERITA LIGA SPANYOL >> PRIMERA DIVISION

PRE Piala Super Spanyol: Barcelona vs Real Madrid

Lionel Messi (Barcelona) --FOTO: Maxres.

Sabtu, 12 Agustus 2017 18:31 WIB

Cekskor.com - Partai super sengit langsung tersaji di Spanyol jelang musim 2017/2018 digelar. Dua raksasa, Barcelona dan Real Madrid, berbenturan di Piala Super Spanyol. Barca menjadi tuan rumah leg I di Nou Camp, Minggu (13/8) atau Senin (14/8) dinihari WIB. Madrid akan menjamu Barca pada leg II di Santiago Bernabeu, Rabu (16/8). 

Meski kedua klub sudah mendatangkan beberapa pemain baru dan menjual pemain di bursa transfer musim panas ini, sangat mungkin skema permainan masih serupa seperti musim lalu. Terutama di kubu Madrid. Zinedine Zidane masih akan bertumpu pada mayoritas pemain yang sama di starting lineup. 

Hanya, Zizou tak bisa menggunakan jasa Luka Modric. Gelandang Kroasia ini menjalani skorsing akibat kartu merah yang diterimanya pada Piala Super Spanyol 2015. Namun, Zizou tak khawatir. Ia punya Isco yang makin mempelihatkan kualitasnya. Isco menjadi pencetak gol kemenangan 2-1 Madrid atas Manchester United di Piala Super Eropa di Macedonia, pekan lalu. 

Semangat sang pemain pun makin meninggi karena dikabarkan ia akan segera mendapatkan kontrak baru dari Madrid. Bedanya, Isco yang beroperasi di lini sayap kiri saat bentrok Man United, lantaran Cristiano Ronaldo dicadangkan, akan dikembalikan ke sektor tengah. 

Isco jelas menjadi pilihan utama mendampingi Casemiro dan Toni Kross di lini tengah, terutama setelah hengkangnya James Rodriguez ke Bayern Muenchen. Ronaldo akan menempati posisi sebagai penyerang sayap kiri bersisian dengan Karim Benzema dan Gareth Bale. 

Di kubu Barcelona, situasinya sedikit lebih sulit. Ernesto Valverde, yang menggantikan Luis Enrique yang mundur pada akhir musim lalu, harus segera mencari pemain ideal sebagai pengganti Neymar di posisi penyerang sayap kiri. Neymar, yang cabut ke Paris Saint-Germain (PSG) dengan rekor transfer dunia 222 juta euro, meninggalkan lubang besar di lini serang Barca. 

Valverde sebenarnya punya beberapa opsi pemain untuk menempati posisi Neymar, yakni Andres Iniesta, Arda Turan, Denis Suarez, atau pemain anyar, tapi wajah lama, Gerard Deulofeu. Siapa pun yang nantinya bermain di posisi tersebut harus berhadapan dengan fullback kanan Madrid, Daniel Carvajal, yang kini tugasnya jauh lebih ringan sejak kepergian Neymar. 

Sejak 1982, Barca dan Madrid telah enam kali bentrok di Piala Super Spanyol atau total 12 pertandingan (leg I dan II). Los Blancos lebih superior dengan catatan enam kemenangan berbanding empat kemenangan untuk Los Blaugrana. Namun, Barca tercatat sebagai klub tersukses di Piala Super Spanyol dengan koleksi 12 trofi atau surplus tiga trofi dari Madrid. 

Selama 20 bulan menukangi Madid, Zizou mencatatkan diri sebagai salah satu pelatih tersukses dengan koleksi enam gelar juara: dua trofi Champions League, dua trofi Piala Super Eropa, satu trofi La Liga, dan satu trofi Piala Dunia Antarklub. Artinya, Zizou hanya kurang trofi Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Masuk akal, bila Zizou akan mengintruksikan Ronaldo dan kawan-kawan berusaha merebut trofi Piala Super Spanyol yang menjadi milik Barcelona musim lalu.

PRAKIRAAN PEMAIN 

BARCELONA (4-3-3): Ter Stegen; Alba, Umtiti, Pique, Vidal; Iniesta, Busquets, Iniesta; Deulofeu, Suarez, Messi

MADRID (4-3-3): Navas; Carvajal, Varane, Ramos, Marcelo; Isco, Casemiro, Kroos; Bale, Benzema, Ronaldo

PREDIKSI

BARCELONA 45-55 MADRID

Sulit memprediksi pemenang el clasico. Bahkan, menjadi tuan rumah tak menjamin kemenangan. Tren ini terlihat dalam beberapa edisi terakhir. Musim lalu di La Liga, Barca mengalahkan Madrid 3-2 di Santiago Bernabeu dan bermain 1-1 di Nou Camp. Namun, di musim sebelumnya, terjadi fenomena unik. Barca menang 4-0 di Santiago Bernabeu, tapi Madrid membalas 2-1 di Nou Camp. 

Jadi, pemenang untuk el clasico saat ini lebih ditentukan oleh kesiapan masing-masing tim. Kehilangan Neymar jelas jadi pukulan berat buat Barca. Deulofeu, Suares, dan Turan, yang mungkin difungsikan di posisi bekas Neymar sudah pasti tak memberikan ancaman setajam striker Brasil tersebut terhadap pertahanan Madrid. Artinya, Carvajal bakal lebih leluasa membantu Gareth Bale menggedor sisi pertahanan kiri Barca. 

Valverde pun tak punya pilihan kecuali mengarahkan bola kepada Messi. Tanpa Neymar, beban Messi akan lebih berat. Taktik ini bakal lebih mudah dipatahkan barisan tengah dan belakang Madrid. Andai Valverde tak bisa menemukan solusi brilian yang bisa memberikan kejutan, kemenangan sepertinya bakal menjadi milik Madrid meski dengan margin tipis. 

(CS/Indra)

Berita Terkait