BERITA ALL SPORT >> MOTO GP

Lorenzo Gagal Podium Gara-gara 2 Hal Ini

Jorge Lorenzo (Ducati) --FOTO: Ducati.com

Senin, 07 Agustus 2017 12:59 WIB

Cekskor.com - Jorge Lorenzo harus puas hanya finis kelima belas di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Minggu (6/8). Padahal, Por Fuera kompetitif di awal balapan. Ia bahkan sempat memimpin dengan menyalip Marc Marquez yang start dari pole position. 

Mirisnya, peluang Lorenzo untuk finis podium atau bahkan menang justru musnah gara-gara kesalahan strategi dan miskomunikasi dengan timnya di pit. Lorenzo dan timnya memutuskan menyiapkan motor kedua dengan spesifikasi basah sebelum start. Ini dengan mempertimbangkan trek akan terus basah di sepanjang balapan karena hujan diprakirakan akan turun. 

Faktanya, hujan berhenti dan trek cepat mengering saat memasuki lap kedua. Marquez besikap cerdik dengan masuk pit dan menggantikan motor kedua berspesk kering. Ini kunci kemenangan Marquez. Sebaliknya, Lorenzo tak bisa mengikuti langkah Marquez. Sebab, timnya harus mengkonversi motor kedua dari spek basah ke spek kering. Efeknya, Lorenzo terpaksa bertahan di trek dengan spek basah di saat trek makin mengerin. Ia pun mudah disalip para rival lainnya macam Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan Johann Zarco. 

Lorenzo baru mendapatkan sinyal untuk masuk pit di lap 4. Itu pun dalam kondisi motor keduanya belum siap. Lorenzo pun terpaksa tetap harus mengganti motor dengan setengah spek basah dan setengah spek kering. 

"Saya rasa masalah kami adalah penundaan dalam memutuskan untuk menyiapkan motor kedua dengan spek kering. Penundaan ini menghasilkan masalah yang kami alami di pit lane. Ini membantu Mrquez mendapatkan keuntungan dari situ karena mereka telah merencanakannya sebelumnya, mungkin," kata Lorenzo. 

"Saya hanya ingin melakukan satu atau dua lap lagi sebelum masuk pit, sambil memberi sinyal kepada tim, tapi hanya tiga lap sebelum masuk pit, saya menerima sebuah sinyal di dashboard. Begitu saya melihatnya, saya memasuki pit, mengetahui bahwa motor sudah siap, tapi ternyata belum. 

"Mungkin tim melihat Marquez sudah sangat cepat, mereka memutuskan untuk mengambil risiko dengan memberikan sinyal satu lap sebelumnya, jadi kami tak kehilangan banyak detik. Namun, tebakan mereka butuh 30-40 detik untuk mengganti motor, tapi itu tak cukup dan motor saya belum siap.

"Ketika saya memasuki pit, saya melihat tim sedang mengerjakan motor, teknisi suspensi sedang membuat setelan pas, dan ketika saya keluar pit, motor terasa aneh. Mereka bilang bahwa setelan saya setengah kering, setengah basah. Itu sebabnya, saya tak bisa lebih cepat lagi selama 18 lap terakhir."

(CS/Indra)

Berita Terkait