Handball 'Hantu' Singkirkan Irlandia Utara
Indra Kurniawan | Senin, 13 November 2017 | 05:41 WIB

Cekskor.com - Hasi tanpa gol pada leg II playoff Piala Dunia Rusia 2018 di Basel, Minggu (12/11) atau Senin (13/11) dinihari WIB, cukup untuk Swiss melaju ke putaran final. 

Swiss unggul agregat gol 1-0 berkat kemenangan pada leg II di Belfast, Kamis (9/11). Coach Irlandia Utara, Michael O'Neill, timnya sangat terpukul karena kegagalan mereka ke Rusia. Apalagi, mereka tersingkir gara-gara sebuah hanball yang tak pernah ada. 

O'Neill mengklaim pemainnya, Corry Evans, tak melakukan handball yang berbuat hadiah penalti buat Swiss yang dikonversi sempurna oleh Ricardo Rodriguez. Wasit Rumania, Ovidiu Hategan, ketika itu sangat yakin Evans melakukan handball di kotak terlarang Irlandia Utara. Tak pelak, handball 'hantu' bakal terus menghantui Irlandia Utara selama beberapa tahun ke depan.

"Emosi pertama jelas selalu terpukul dan kecewa," kata O'Neill. 

"Andai kalah, kami tentu cuma kecewa. Namun, ini adalah kehancuran dikarenakan cara kami kami kalah dan gol yang menentukan hasil pertandingan. Itu diputuskan oleh sebuah keputusan yang sangat buruk dan sebuah penalti yang seharusnya tak pernah ada.

"Kekejamannya adalah buruknya keputusan itu. Kami kehilangan kesempatan ke Piala Dunia. Kami semestinya masih bermain sekarang (jika 0-0 pada leg I), masih ada di perpanjangan waktu. 

"Ya, Swiss lebih baik di leg I, tapi mereka tak mencetak gol. Kami lebih baik di Basel. So, dalam dua leg, bagi kami yang kalah, akibat keputusan buruk dan cara penalti itu diberikan, sangat kejam."

Andai lolos ke Rusia, itu akan jadi kali pertama Irlandia Utara ke putaran final Piala Dunia sejak 1986. Menurut O'Neill, ini yang membuat para pemainnya sangat terpukul sehingga sebagian besar dari mereka menangis usai pertandingan di St Jakob-Park. Terutama mereka yang tak mungkin ikut serta lagi di Piala Dunia berikutnya pada 2022 di Qatar. 

"Ini sebuah kekecewaan besar, bagi para pemain ini, mustahil sebuah Piala Dunia akan ada lagi. Tentu mereka emosioanl, mereka kecewa, mereka menangis," ungkap O'Neill.

Soal masa depannya sendiri, O'Neill merasa tak seharusnya Federasi Sepakbola Irlandia Utara membuat keputusan tergesa-gesa. Dengan kata lain, O'Neill masih berhasrat menangani timnas. 

"Bagi saya, mereka punya waktu untuk membuat keputusan. Ada banyak waktu untuk mempertimbangkan itu," ujarnya.

(CS/Indra)

Berita Terkini
Hazard Akui Kagumi Madrid, tetapi...
INGGRIS

Hazard Akui Kagumi Madrid, tetapi...

Kamis, 23 November 2017 | 11:47 WIB
Barzagli: Satu Poin yang Positif
ITALIA

Barzagli: Satu Poin yang Positif

Kamis, 23 November 2017 | 11:16 WIB
ff
Klasemen
# Team PTS
1 Barcelona 34
2 Valencia 30
3 Real Madrid 24
4 Atletico Madrid 24
5 Sevilla 22
Lihat Selengkapnya
Jadwal TV
24 November 2017 3:05
Everton
VS
Atalanta
24 November 2017 3:05
A.C. Milan
VS
Austria Wien
24 November 2017 1:00
FC Koln
VS
ARSENAL
23 November 2017 2:45
Paris Saint Germain
VS
Celtic
23 November 2017 2:45
Juventus
VS
Barcelona
Lihat Selengkapnya