Kemenpora Tak Ingin Ada Korban Jiwa Lagi Di Sepakbola
Bambang Sukaryono | Jumat, 13 Oktober 2017 | 15:33 WIB

Cekskor.com- Dunia sepakbola Tanah Air kembali duka dengan meninggalnya suporter Persita Tangerang Banu Rusman menghembuskan nafas Kamis (12/10) setelah terjadi insiden usai bentrok Persita Tangerang menjamu PSMS Medan, Rabu (11/10).

 Seperti diketahui, saat menjamu PSMS Medan, Persita gagal mendulang kemenangan dalam laga di Stadion Persikabo, Bogor, hingga bentrok antar suporter tak dapat terhindarkan. Menjadi partai terakhir kedua tim di Grup B babak 16 besar Liga 2, pertandingan sendiri sempat kondusif selama 90 menit.  

Menanggapi hal itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan rilis resminya melalui Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto tentang dikeluarkannya lima poin penting  yang ketegasan Kemenpora.

Lima Poin Yang Ditegaskan Kemenpora  

1. Kemenpora menyampaikan pernyataan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya Banu Rusman, suporter Persita Tangerang. Semoga Almarhum diterima di sisi Nya dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

2. Kemenpora meminta dengan sungguh-sungguh agar PSSI mengusut tuntas masalah tersebut, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali. Kemenpora telah mencatat bahwa dalam 6 bulan terakhir ini masih cukup banyak kekerasan yang sangat memprihatinkan yang terjadi di sejumlah pertandingan baik di Liga 1 dan Liga 2.

3. Kemenpora meminta dengan dengan sungguh-sungguh agar PSSI menindak tegas siapapun yang diduga keras baik langsung maupun tidak langsung atas terjadinya peristiwa yang memakan korban jiwa dan luka-luka tersebut. Tidak peduli apapun latar belakang terduga pelakunya, maka PSSI harus bertindak tegas, tidak perlu ragu sedikitpun dan harus obyektif.

4. Kemenpora juga meminta PSSI untuk melakukan percepatan pembinaan kualitas perwasitan secara nasional, karena terjadinya kerusuhan kadang sering terjadi karena kompetensi wasit yang cenderung kurang berkualitas dan kurang obyektif. Publik dan supporter menuntut adanya wasit yang berkomitmen tinggi dalam setiap pertandingan.

5. Seluruh rangkaian tuntutan Kemenpora tersebut semata-mata didasari oleh kebutuhan adanya kompetisi yang berkualitas, tertib, disiplin, aparat kemanan  dan pertandingan yang tegas, dan yang paling penting adalah: sudah mulai meningkatnya harapan publik ada kualitas Timnas usia muda akhir-akhir ini yang berkualitas bagus. Jika satu demi satu kerusuhan dan jatuh korban tidak bisa diminimalisasi, maka tidak tertutup kemungkinan publik akan berkurang kepercayaan pada kompetisi yang berlangsung.
(CS/Bambang)

Berita Terkait
...
LIGA 2

Persiapan PSPS Riau Tanpa Ansyari Lubis

Jumat, 23 Februari 2018 | 09:00 WIB
...
LIGA 2

Semen Padang Terus Bersolek

Selasa, 20 Februari 2018 | 05:06 WIB
...
LIGA 2

Herkis: PSS Sleman Masih Banyak Kekurangan

Minggu, 18 Februari 2018 | 08:04 WIB
Klasemen
# Team PTS
1 Barcelona 51
2 Atletico Madrid 42
3 Valencia 40
4 Real Madrid 32
5 Villarreal 31
Lihat Selengkapnya
Jadwal TV
28 Februari 2018 3:00
Girona
VS
Celta de Vigo
28 Februari 2018 2:00
ESPANYOL
VS
REAL MADRID
27 Februari 2018 2:00
Levante
VS
Real Betis
27 Februari 2018 3:00
Crystal Palace
VS
Tottenham Hotspur
26 Februari 2018 2:45
Sevilla
VS
Atletico Madrid
Lihat Selengkapnya