Rafael Nadal Kritik Rencana Referendum Catalonia
Rey | Rabu, 13 September 2017 | 00:45 WIB

Cekskor.com -- Petenis nomor 1 dunia asal Spanyol Rafael Nadal menyampaikan kritiknya terhadap rencana referendum kemerdekaan Catalonia pada 1 Oktober, untuk melepaskan Catalonia dari Spanyol.

Referendum itu dianggap ilegal oleh pemerintah Spanyoil dan Mahkamah Konstitusi negeri itu.

“Saya kira apa yang akan terjadi pada 1 Oktober tak boleh terjadi karena, dari sudut pandang saya, setiap orang harus tunduk pada hukum,” kata Nadal kepada harian El Mundo, Selasa (12/9).

“Undang-undang harus seperti apa adanya dan seseorang tak bisa melanggarnya hanya karena tak sesuai dengannya. Saya tak bisa menabrak lampu merah hanya karena saya suka dengannya,” beber Nadal.

Nadal, 31, adalah petenis kebanggaan Spanyol dan pahlawan negerinya dengan 16 gelar Grand Slam.

Nadal, yang tumbuh dan besar di Pulau Balearic, Mallorca, juga fasih berbahasa Catalan.

“Saya merasa sangat dekat dengan orang Catalan, dan saya merasa sangat orang Spanyol,” Nadal menambahkan. “Saya tak bisa mengerti Spanyol tanpa Catalonia. Saya tak mau paham dan melihatnya.”

“Saya percaya bahwa bersama-sama kita harus saling memahami dan saya kira kita harus berupaya meraih pemahaman karena saya kira kita, tak diragukan lagi, lebih kuat bersama dibandingkan terpisah-pisah.”

“Spanyol lebih baik bersama Catalonia, dan Catalonia lebih baik bersama Spanyol dari sudut pandang saya.”

Catalonia adalah wilayah otonom di mana terdapat kota terbesar kedua setelah Madrid, Barcelona. Artinya, jika Catalonia memisahkan diri dari Spanyol, maka Barcelona mungkin saja jadi ibukota dari negara baru, Catalonia. (CS/Reyhansyah)

Klasemen
Jadwal TV