BERITA LIGA SPANYOL >> PRIMERA DIVISION

Kisah Pilu Mantan Pemain Real Madrid yang Kini Jadi Supir Truk

Aimar Centeno (kiri) saat berlatih di Real Madrid

Minggu, 13 Agustus 2017 16:44 WIB

Cekskor.com – Menjelang musim 2002/2003, Real Madrid membentuk tim yang sangat menakutkan yang dikenal dengan sebutan Los Galacticos. Dialtih oleh Vicente Del Bosque, Los Blancos diperkuat oleh bintang-bintang seperti Zinedine Zidanem Luis Figo, Roberto Carlos, Raul Gonzalez, dan Ronaldo.

Pada saat yang sama, bergabung pula seorang pemain muda berusia 16 tahun asal Argentina. Pemain bernama Aimar Centeno ini terpilih sebagai pemain terbaik dari lebih dari 12 ribu anak yang mengikuti ajang pencarian bakat di sebuah stasiun televisi Argentina berjudul Camino a la Gloria. Pemenang dari program reality show ini memang mendapatkan hadiah trial di Real Madrid.

“Itu sesuatu yang tidak pernah dibayangkan oleh seorang remaja 16 tahun seperti saya. Emilio Butragueno dan Jorge Valdano menyambut saya. Saya juga berjabat tangan dengan Claudio Makelele dan Ronaldo serta berbincang dengan Vicente Del Bosque dan Esteban Cambiasso. Semua itu pengalaman yang sangat menyenangkan,” katanya.

Tapi, nasib berkata lain. Centeno mengalami cedera parah saat mengikuti sesi latihan pertamanya di Madrid. Meski begitu, ia masih diberi kesempatan untuk memulihkan diri dan mengikuti latihan berikutnya.

Tapi, cedera itu tak kunjung pulih sehingga ia pulang ke Argentina. Di negaranya, Centeno mencoba peruntungannya dengan mengikuti trial di River Plate dan ia bahkan sempat bermain bersama Radamel Falcao dan Augusto Fernandez.

Sayang, Centeno juga gagal menunjukkan penampilan terbaiknya hingga akhirnya ia bermain di sebuah klub divisi bawah Chacarita. Ia hanya bertahan semusim di klub itu dan memutuskan gantung sepatu dua tahun setelah dirinya terpilih sebagai pemain terbaik dalam program Camino a la Gloria.

“Saya sudah putus asa dan tidak lagi tertarik untuk bermain sepakbola,” kata Centeno.

Sejak itu, hidupnya berubah 180 derajat. Centeno mulai bekerja serabutan, dari menjual minuman ringan, pelayan hotel, hingga penjaga toko obat.

Kini, pada pertengahan 2017 dan 15 tahun sejak mimpinya gagal jadi kenyataan, Centeno yang sudah berusia 31 tahun bekerja sebagai supir truk dengan rata-rata menempuh perjalanan 1.000 km per hari. (CS/Rizal)

Berita Terkait